syifas07's blog

Just another weblog

 

Apa itu kulit keriput?

 

Keriput adalah perubahan konfigurasi permukaan kulit yang berupa lipatan atau kerut pada kulit, paling sering ditemukan pada kulit wajah dan tangan, dan akan bertambah

banyak dengan meningkatnya usia (Fisher 2002).

Penuaan dini dan penuaan kronologis keduanya merupakan proses yang bertahap, bedanya penuaan kronologis tergantung pada berjalannya waktu, sedangkan penuaan dini dipengruhi oleh paparan sinar matahari dan pigmen pada kulit. Seseorang yang mempunyai aktivitas di luar rumah, tinggal di tempat yang beriklim tropis, dan berkulit putih akan lebih cepat terjadi penuaan dini (Fisher 2002).

Faktor apa saja yang menyebabkan kulit keriput?

Faktor-faktor yang diduga berperan pada terbentuknya keriput merupakan fenomena multifaktoral yang saling berhubungan. Faktor intrinsik yaitu faktor dari dalam tubuh yang menyebabkan terjadinya penuaan proses fisiologik, berlangsung secara alamiah dan tidak dapa dicegah..

A. Faktor Intrinsik

1.      Rasial

1. Keturunan

2. Hormonal

B. faktor Ekstrinsik

Faktor ekstrinsik yaitu faktor dari luar yang berhubungan dengan kehidupan sehari-hari yang menyebabkan proses penuaan dini. Faktor ekstrinsik tersebut diantaranya (Achyar dalam Putra 2004):

1. Lingkungan

Sinar matahari merupakan faktor utama terjadinya proses penuaan dini. Kelembaban udara yang rendah, ruangan AC, paparan angin dapat menyebabkan kulit kering dan mempercepat proses penuaan dini.

2. Cara perawatan kulit yang salah

Penggunaan berbagai bentuk kosmetika yang tidak sesuai dengan kulit seperti pembersih berkadar alkohol tinggi untuk jenis kulit kering dan normal, dapat menambah kekeringan kulit akibat hilangnya lemak permukaan kulit.

3. Faktor lain

  • Keadaan gizi yang buruk / malnutrisi seperti kekurangan protein dan vitamin.
  • Kebiasaan merokok dan minuman keras yang berlebihan.
  • Stress
  • Penyakit menahun seperti diabetes melitus, dan penyakit autoimun.
  • Kehilangan struktur penunjang kulit yang berlebihan seperti penurunaan berat badan yang terlalu cepat.
  • Pengobatan dengan sinar ultraviolet jangka lama.
  • Pemakaian otot-otot wajah yang berulang-ulang dan berlangsung lama seperti cemberut, kening mengkerut yang menyebabkan terbentuknya kerutan dan alur kulit menetap.

Jenis kulit keriput

Segala sesuatu mengenai kulit keriput masih sulit dipahami. Kligman membagi keriput menjadi tiga jenis (Kligman 1995):

  • Linear (frown lines, crow’s-feet)

Terbentuk akibat kontraksi otot. Merupakan jenis keriput yang pertama kali muncul, sebagai akibat proses penuaan kulit.

  • Crinkling (abdomen, bokong, lengan sebelah dalam)

Keriput ini dapat terjadi pada seluruh area tubuh sebagai akibat kulit kendor, biasanya muncul pada penderita usia lanjut.

  • Glyphic (pipi, tengkuk)

Umumnya muncul pada lokasi terbuka yang terpapar sinar matahari, tejadi akibat garis-garis normal pada kulit yang bertambah dalam sehingga tampak semakin jelas.

Bagaimana Mencegah Kulit Keriput?

Secara umum, penanggulangan kulit keriput dapat dilakukan dengan berbagai cara antara lain (Farida 2001):

  • Pengaturan gizi dengan diet tinggi protein, rendah lemak, dan karbohidrat, cukup vitamin dan mineral, sehingga dapat mencapai berat badan yang ideal.
  • Menghindari pemaparan langsung sinar matahari antara jam 10.00-14.00.
  • Perawatan kulit dengan menggunakan krim pagi dan krim malam
  • Preparat anti oksidan, misalnya: vitamin C, vitamin E, selenium, seng.
  • Menghindari polusi udara akibat asap mobil, asap rokok, asap pabrik.
  • Menghilangkan hal-hal yang menimbulkan stress, menghentikan/mengurangi kebiasaan merokok, minum minuman keras, kopi, dan lain-lain.

Apa zat gizi yang harus dikonsumsi untuk menjaga kesehatan kulit?

Semua zat gizi yang dibutuhkan tubuh untuk kesehatan optimal juga diperlukan oleh kulit untuk menjaga keutuhan bentuknya. Beberapa zat gizi amat penting bagi kesehatan kulit. Vitamin A yang tepadat pada produk unggas, ikan dan minyak ikan, wortel, sayuran berdaun hijau tua, melon, mangga, dan pepaya. Vitamin B kompleks membantu sirkulasi darah pada kulit. Juga membantu membangun dan memperbaiki sel-sel tubuh serta membuat kulit lebih lentur. Vitamin C penting untuk membuat dan mempertahankan kolagen. Kolagen memberi kekuatan dan kelenturan pada semua struktur yang ditunjangnya. Jadi vitamin C penting agar kulit tetap kencang dan menarik. Vitamin E memperbaiki sirkulasi dan mencegah oksidasi lemak yang berbahaya dan meningkatkan jumlah oksigen ke jaringan dan sel-sel tubuh. Juga pentingnya dalam berperan pada proses transportasi, penyerapan, dan penyimpanan vitamin A di dalam tubuh. Mineral berperan untuk menjamin kesehatan kulit (Farida 2001).

Daftar Pustaka

Farida E. 2001. Tampil Sehat dan Percaya Diri. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

Fisher G.J. 2002. Mekanisme Fotoaging dan Kronologis Penuaan pada Kulit. Jakarta: BIP.

Kligman. 1995. The Anatomy and P

athogenesis of Wrinkles. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.